Side Navigation

Transfer Gagal Rampung Meski Rumor Beredar Kencang

Transfer pemain bukanlah proses yang sederhana, spin sering terjadi dalam kegiatan yang melibatkan banyak pihak ini. Klub, pemain, agen dan pemain pemain sering terlibat. Mereka tidak bisa setuju dan ketika itu terjadi, proses transfer tidak berjalan dengan lancar. Pasar transfer tidak luput dari liputan media. Tidak hanya mengumumkan transfer yang diumumkan, media bahkan melaporkan rumor transfer yang menghubungkan pemain dan klub tertentu. Sumber yang diperoleh berkisar dari personil rekrutmen, agen pemain, atau peralatan klub lainnya. Robert Beasley bahkan memiliki akses langsung ke Jose Mourinho dan sering berbicara secara pribadi dengan pelatih Portugal. Mereka memiliki kedekatan yang cukup kuat. Nah daripada pusing mikirin bursa tranfer kita dengarkan musik menggunakan akg headphone dengan kualitas suara yang oke.

Terkadang media sering dilakukan dengan transfer rumor oleh karakter yang berbeda. Misalnya, seperti pencari bakat klub yang ditangkap di kamera saat menonton penjaga klub, pemain mulai mengikuti rumor media sosial di klub, jadi pemain tidak ragu untuk menandatangani baju selain klub yang ia bela. Namun rumor masih menjadi spekulasi media. Meskipun dilaporkan dengan cepat, seorang pemain masih memiliki opsi untuk tidak berlabuh oleh klub terkait. Faktor-faktornya bervariasi. Harga tidak mencapai kesepakatan, nilai kontrak yang diberikan tidak cocok, agen yang merupakan pemegang uang dan lain-lain.

Contoh terakhir adalah transfer Erling Haaland. Pemain berusia 19 tahun itu konon berakar di Manchester United. Pada pertengahan Desember, Manchester Evening News melaporkan bahwa manajer rekrutmen global Manchester United, Marcel Bout, bertarung melawan Red Bull Salzburg dan Liverpool di Austria. Tiga hari kemudian giliran Ole Gunnar Solskjaer untuk bergerak. Dia bahkan langsung pergi ke kamp pelatihan Salzburg dan bertemu ayah Erling, Alf Inge Haaland.

Manchester United bersaing dengan berbagai klub lain seperti Juventus, Borussia Dortmund dan Red Bull Leipzig. Performa Haaland yang mengesankan, dengan 28 gol dalam 22 pertandingan musim ini, telah membuatnya menjadi sumber daya yang menjanjikan. Manchester United awalnya adalah kandidat kuat yang akan mengamankan penandatanganan pemain Norwegia. Juventus dikatakan tidak dapat menyediakan modal, sementara nama Leipzig dan Dortmund tidak sebesar Manchester United. Haaland juga dilatih oleh Solskjaer ketika ia berada di tim Norwegia, Molde, dan Haaland mengagumi sosok Solskjaer.

Sama seperti film layar lebar, plotwending sering terjadi di dunia transfer pemain sepakbola. Termasuk transfer dari Haaland. Dia akhirnya berlabuh Dortmund dengan nilai 22,4 juta euro. Kabarnya, Manchester United menolak untuk menerima klausul pembelian dan persentase pembelian di masa depan. Permintaan agen Haaland, Mino Raiola, dan Alf Haaland untuk persentase pembelian di masa mendatang tidak ditanggung oleh Manchester United. Klausul ini berarti bahwa sebagian besar hasil dari penjualan Haaland di masa mendatang pergi ke kantong Haaland dan Raiola.

Contoh lain adalah Willian, yang pindah dari Anzhi Makhachkala ke Chelsea pada 2013. Pada saat itu, desas-desus yang kuat menyebar bahwa Willian akan memperkuat Liverpool dan Tottenham, tetapi ceritanya berubah di menit-menit akhir proses transfer. Tottenham hanya selangkah lagi dari memformalkan Willian, karena pemain baru itu setuju setelah kesepakatan £ 30 juta dan Willian menyelesaikan tes medis di London Utara. Chelsea telah membajak pembelian Willian dan juga menyelamatkan pemain Brasil itu sebesar 32 juta.

Roman Abramovich dikatakan telah memainkan peran dalam transfer. Dia dilaporkan memanggil nakhoda minyak Rusia lainnya, Suleyman Kerimov, yang tidak lain adalah pemilik Anzhi. Selain itu, sejak saat itu Willian bahkan mengungkapkan rincian transfer pada tahun 2018. Contoh lain yang lebih unik adalah kegagalan transfer dari David de Gea ke Real Madrid pada tahun 2015. Kesepakatan telah tercapai, tetapi Real Madrid sudah terlambat untuk memenuhi persyaratan melengkapi dokumen sisi La Liga untuk meresmikan De Gea sebagai pemain baru mereka. Jurnalis Sky Sport Guiller Balague percaya bahwa Price dan Keylor Navas berkontribusi pada kegagalan transfer De Gea.

You May Also Like

Comments

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>